Nama : Nur Faizah
NIM : 051921001
Matkul : Kespro KB
1.
Contoh indicator absolut, proporsi, dan rasio
-
Indicator Absolut: kasus
meningitis di puskesmas.
-
Indicator Proporsi:
proporsi puskesmas yang memiliki dokter di seluruh puskesmas.
-
Indicator Rasio: rasio
bidan terhadap penduduk suatu kabupaten.
2.
Jelaskan
indikator status kesehatan wanita
a. Indkator
Pendidikan
Pendidikan berpengaruh kepada sikap
wanita terhadap kesehatan, rendahnya pendidikan membuat wanita kurang peduli
terhadap kesehatan. Mereka tidak mengenal bahaya atau ancaman kesehatan yang
mungkin terjadi terhadap diri mereka. Sehingga walaupun sarana yang baik
tersedia mereka kurang dapat memanfaatkan secara optimal karena rendahnya
pengetahuan yang mereka miliki. Kualitas sumber daya manusia sangat tergantung
pada kualitas pendidikan, dengan demikian program pendidikan mempunyai andil
besar terhadap kemajuan sosial ekonomi bangsa.
b. Indicator Penghasilan
Penghasilan berkaitan dengan status
sosial ekonomi, dimana sering kali status ekonomi menjadi penyebab terjadinya
masalah kesehatan pada wanita. Misalnya banyak kejadian anemia defisiensi fe
pada wanita usia subur yang sering kali disebabkan kurangnya asupan makanan
yang bergizi seimbang. Anemia pada ibu hamil akan lebih memberikan dampak yang
bisa mengancam keselamatan ibu.
Penghasilan perempuan meningkat,
maka pola pemenuhan kebutuhan akan bergeser dari pemenuhan kebutuhan pokok
saja, menjadi pemenuhan kebutuhan lain, khususnya peningkatan kesehatan
perempuan. Inilah yang menyebabkan banyak wanita di Indonesia yang melakukan
pernikahan dini, karena orangtua tidak sanggup membiayai hidup mereka dan ingin
langsung menikahkan anaknya agar lepas tanggung jawabnya.
c. Indikator Angka Kematian Ibu
Kehamilan, persalinan dan nifas
merupakan penyebab kematian, penyakit dan kecacatan pada perempuan usia
reproduksi di Indonesia. Rendahnya kualitas hidup sebagian besar perempuan
Indonesia disebabkan oleh masih terbatasnya wawasan, lingkungan sosial budaya
yang belum kondusif terhadap kemajuan perempuan dan belum dipahaminya konsep
gender di dalam kehidupan bermasyarakat dan berkeluarga.
Menurut WHO penyebab tingginya angka
kematian ibu dipengaruhi oleh tiga faktor yaitu infeksi, perdarahan dan
penyulit persalinan sedangkan 5 penyebab utama kematian ibu adalah perdarahan
postpartum, sepsis puerperal, abortus, eklamsia, dan persalinan terhambat.
Tingginya angka kematian ibu
tersebut berpengaruh terhadap sosial ekonomi masyarakat. Hal ini disebabkan
karena satu atau lebih anak menjadi piatu, penghasilan keluarga berkurang atau
hilang sama sekali. Ditambah lagi saat ini jumlah perempuan yang bekerja makin
banyak sehingga kontribusi mereka terhadap kesejahteraan keluarga juga
meningkat. Setiap tahun diperkirakan satu juta anak meninggal menyusul kematian
ibu mereka. Anak-anak yang ibunya meninggal kurang mendapat perhatian dan
perawatan dibandingkan dengan yang memiliki ibu yang masih hidup.
d. Indikator Usia Harapan Hidup
Usia harapan hidup (Life Expectancy
Rate) merupakan lama hidup manusia di dunia. Usia harapan hidup perempuan lebih
tinggi dibandingkan laki-laki. Harapan hidup penduduk Indonesia mengalami
peningkatan jumlah dan proporsi sejak 1980. Harapan hidup perempuan adalah 54
tahun pada 1980, kemudian 64,7 tahun pada 1990, dan 70 tahun pada 2000.
Meningkatnya usia harapan hidup penduduk
Indonesia membawa implikasi bertambahnya jumlah lansia. Berdasarkan data,
wanita Indonesia yang memasuki masa menopause saat ini semakim meningkat setiap
tahunnya. Meningkatnya jumlah itu sebagai akibat bertambahnya populasi penduduk
usia lanjut dan tingginya usia harapan hidup diiringi membaiknya derajat
kesehatan masyarakat.
Hal-hal
yang berpengaruh penting pada kelangsungan hidup yang lebih lama
Penyebab panjangnya umur manusia, diluar soal takdir
tentunya, tergantung dari beberapa faktor: pola makan, penyakit bawaan dari
lahir, lingkungan tempat tinggal, strees atau tekanan.
Faktor-faktor kesehatan yang
mempengaruhi dan berhubungan dengan usia harapan hidup: gizi, merokok,
menopause.
e. Tingkat Kesuburan
Masa subur adalah suatu masa dalam
siklus menstruasi perempuan dimana terdapat sel telur yang matang yang siap
dibuahi, sehingga bila perempuan tersebut melakukan hubungan seksual maka
dimungkinkan terjadi kehamilan.
Banyak pasangan suami istri yang sangat
menginginkan kehadiran si buah hati namun belum juga dikaruniani seorang anak.
Banyak pula dari mereka yang mengikuti beberapa program guna mengharapkan
terjadinya suatu kehamilan. Kemandulan atau ketidak suburan sering kali hanya
dituduhkan ke pihak wanita, padahal pihak pria juga memiliki faktor
penyebabnya.
Comments
Post a Comment