VARICELLA
1.
Pengertian
Varicella/cacar air adalah penyakit yang disebabkan
oleh infeksi virus varicella zoster yang mengakibatkan munculnya ruam kulit
berupa kumpulan bintik-bintik kecil baik berbentuk datar maupun menonjol,
melepuh serta berkeropeng dan rasa gatal
Penyakit ini sangat mudah untuk menyebar kepada
orang lain, terutama anak-anak, yang belum pernah terkena varicella sebelumnya.
Penyebaran dari virus Varicella Zoster terjadi melalui udara dan kontak
langsung dengan penderita. Varicella paling sering ditemukan pada anak-anak
berusia 1-9 tahun
2.
Etiologi
Penyebab dari penyakit cacar air adalah infeksi
suatu virus yang bernama virus varicella zoster yang disebarkan manusia melalui
cairan percikan ludah maupun dari cairan yang berasal dari lepuhan kulit orang
yang menderita penyakit cacar air. Seseorang
yang terkena kontaminasi virus cacar air varicella zoster ini dapat menyebaran
penyakit cacar air kepada orang lain di sekitarnya mulai dari munculnya lepuhan
di kulitnya sampai dengan lepuhan kulit yang terakhir mengering.
Terdapat
beberapa faktor yang mungkin meningkatkan risiko Anda untuk tertular penyakit
ini dan terpapar virus penyebab cacar air. Faktor-faktor tersebut meliputi:
·
Belum
pernah terkena cacar air.
·
Belum
menerima vaksin cacar air, terutama ibu hamil.
·
Memiliki
imunitas tubuh yang lemah, misalnya karena mengidap HIV, mengunakan obat-obatan
steroid, atau menjalani kemoterapi.
·
Mempunyai
kekebalan tubuh yang rendah.
3.
Gejala
·
Demam
·
Timbul bisul
mudah pecah yang berisi air, setelah pecah menjadi keropeng. Bisul ini tumbuh
mulai dari badan lalu ke tangan dan kaki. Di tubuh penderita dapat terlihat
variasi dari bisul ini, mulai dari yang mau membentuk bisul hingga yang sudah
pecah membentuk keropeng. Keropeng ini akan menghilang dalam 1-2 minggu
·
Nyeri pada
kepala, lemas, dan nafsu makan berkurang
·
Pada beberapa
kasus yang berat dapat menyebabkan infeksi pada otak dan gangguan di pembuluh
darah
4.
Pengobatan
Sebenarnya penyakit cacar air dapat sembuh sendiri
tanpa pemberian pengobatan apapun. Pemberian terapi bersifat supotif sesuai
dengan gejala yang dialami oleh penderita. Contohnya apabila pasien demam
diberikan obat penurun demam. Anti-virus juga diberikan.
Menurut beberapa penelitian, pemberian anti-virus
dapat mempercepat penyembuhan, mencegah perkembangbiakan dari virus, dan
mengurangi gejala yang dialami penderita. Antibiotik juga diberikan untuk
mencegah infeksi sekunder yang masuk melalui kulit yang sedang terluka.
Penderita cacar air dapat mandi seperti biasa tetapi harus berhati-hati agar
tidak memecahkan bisul.
5.
Pencegahan
Untuk pencegahan penyakit ini dapat dilakukan
pemberian vaksinasi. Vaksin varicella sudah dapat diberikan sejak anak berusia
12 bulan. Sebaiknya vaksin ini diberikan sebelum anak mulai masuk sekolah.
Apabila vaksin ini diberikan setelah anak berusia 12 tahun, maka vaksin perlu
diberikan 2 kali dengan jarak minimal antara pemberian pertama dan kedua selama
4 minggu. Berdasarkan penelitian, vaksin varicella dapat memberikan
perlindungan hingga 20 tahun seteleh divaksinasi. Tetapi di Indonesia sendiri,
vaksin ini belum menjadi salah satu vaksin yang disubsidi oleh pemerintah.
DAFTAR PUSTAKA
Comments
Post a Comment