Nama : Nur Faizah
NIM : 051921001
Matkul : Tugas Farmakologi Kebidanan Tentang “Hormon”
1.
Jelaskan tentang sistem Hormon manusia!
2. Jelaskan tentang Kelenjar eksokrin dan endokrin
serta jenis kelenjar dan hormon yang dihasilkannya!
3.
Jelaskan Fungsi Hormon!
4.
Jelaskan Hormon yang mempengaruhi pada saat
kehamilan!
5.
Jelaskan Hormon yang mempengaruhi pada saat
persalinan!
Jawab
1.
Sistem hormon pada
manusia merupakan sistem lain selain sistem saraf yang terdapat sistem kelenjar
di dalamnya, yang ada dalam anggota tubuh, kemudian keberadaannya bisa
menentukan keseimbangan maupun regulasi. Definisi dari hormon sendiri adalah
suatu zat kimia yang tentunya dihasilkan oleh bagian anggota tubuh, dan jika
pada kondisi dengan konsentrasi yang rendah akan berdampak timbulnya suatu efek
fisiologis terhadap organ yang dituju (organ sasaran). Hormon sendiri
diproduksi oleh kelenjar endokrin dalam tubuh, kemudian akan disalurkan pada
aliran darah.
2.
Kelenjar eksokrin
Kelenjar eksokrin adalah kelenjar yang
memiliki saluran untuk mengalirkan zat sekresinya ke seluruh tubuh. Kebanyakan
fungsi kelenjar eksokrin menghasilkan enzim, tapi beberapa lainnya menghasilkan
cairan non-enzim.
Beberapa kelenjar yang termasuk
kelenjar eksokrin adalah:
a.
Kelenjar ludah: Kelenjar ini terletak di dalam dan sekitar rongga mulut,
juga dalam tenggorokan. Fungsi kelenjar ludah adalah menghasilkan air liur
membantu melembapkan mulut, mengawali pencernaan, dan melindungi gigi dari
pembusukan.
b.
Pankreas: Pankreas terletak dalam perut. Fungsinya adalah mensekresi
enzim pencernaan seperti amilase, tripsin, dan lipase untuk mencerna
karbohidrat, protein, dan lemak secara berurutan.
c.
Kelenjar keringat: Kelenjar ini terletak pada kulit. Saat
suhu tubuh terlalu panas, kelenjar ini mensekresikan keringat untuk
mendinginkan tubuh.
d.
Kelenjar sebaceous (kelenjar minyak): Kelenjar ini terdapat
di kulit untuk menghasilkan minyak alami (sebum) yang membantu melembapkan
kulit, serta membuat kulit dan rambut jadi tahan air.
e.
Kelenjar lakrimal: Lokasinya di mata, sedikit di bagian atas
dan luar ujung mata. Kelenjar ini mensekresikan air mata yang mengandung protein, elektrolit, dan air untuk
melembapkan, memelihara, dan melindungi permukaan mata.
Kelenjar
endokrin
Kelenjar endokrin adalah kelenjar
penghasil hormon yang tidak memiliki saluran pengalir. Hormon yang
dihasilkannya akan disalurkan lewat aliran darah. Karena “menumpang” aliran
darah, hormon tersebut bisa mencapai bagian tubuh yang jauh dari lokasi kelenjar
tersebut.
Kelenjar endokrin terdiri dari:
1)
Kelenjar pituitari (kelenjar
hipofisis)
Kelenjar pituitari ada di dalam otak, tepatnya di bawah
hipothalamus. Hormon yang diproduksi oleh hipofisis membantu mengatur
pertumbuhan, tekanan darah, produksi dan pembakaran energi, dan berbagai fungsi
organ tubuh lainnya.
Kelenjar ini meliputi kelenjar anterior
dan posterior; masing-masingnya memiliki jenis sekresi yang berbeda.
§ Kelenjar pituitari anterior
Terletak
di bagian depan pituitari. Kelenjar ini menghasilkan:
-
Hormon adrenokortikotropik (ACTH): Hormon ini merangsang
produksi hormon adrenal.
-
Hormon perangsang folikel (FSH) dan Luteinizing hormone
(LH): Hormon-hormon ini mengatur produksi estrogen dan progesteron pada tubuh
wanita dan produksi testosteron pada tubuh pria. Letaknya di ovarium dan
testis.
-
Hormon pertumbuhan (GH): Hormon ini sangat penting dalam
pertumbuhan tubuh manusia, terutama di tahun-tahun awal. Untuk anak-anak,
hormon ini membantu menjaga komposisi tubuh yang sehat. Untuk orang dewasa, GH
bertindak sebagai penyeimbang distribusi lemak serta menjaga
kesehatan tulang dan
otot.
-
Prolaktin: Fungsi utama hormon ini adalah menstimulasi
produksi ASI pada wanita. Hormon ini juga memiliki efek pada aktivitas seksual
yang berbeda pada pria dan wanita.
-
Hormon perangsang tiroid (TSH): Hormon ini merangsang
kelenjar tiroid untuk memproduksi hormonnya sendiri, yang bertugas mendorong
metabolisme pada hampir seluruh jaringan tubuh.
§ Pituitari posterior
Terletak
di belakang bagian depan pituitari. Kelenjar ini mensekresikan:
ü
Hormon antidiuretik (ADH) atau vasopressin: Hormon ini
dihasilkan ginjal untuk meningkatkan penyerapan air dalam darah, mengurangi
jumlah air yang keluar dalam urin, dan membantu menyimpan air dalam tubuh.
ü
Oksitosin: Oksitosin memberi sinyal pada rahim untuk memulai
proses persalinan. Hormon ini juga bertanggung jawab merangsang produksi ASI.
2)
Kelenjar tiroid
Terletak di leher dan mensekresikan
hormon tiroid T3 & T4
3)
Kelenjar paratiroid
Terletak di leher dan mensekresikan
parathormone.
4)
Kelenjar adrenal
Kelenjar ini terletak pada kedua ginjal
dan terdiri dari 2 bagian: korteks luar dan medulla dalam.
5)
Pankreas
Kelenjar pankreas memiliki kedua fungsi
eksokrin dan endokrin. Pankreas menghasilkan berbagai hormon yang mengendalikan
metabolisme glukosa tubuh. Dengan fungsi endokrin, pankreas mensekresikan
insulin, glukagon, somatostatin.
6)
Ginjal
Menghasilkan renin angiotensin yang
membantu mengendalikan tekanan darah.
7)
Kelenjar pineal
Kelenjar ini terletak di dalam otak dan
bekerja sebagai jam biologis tubuh. Fungsi kelenjar pineal mensekresikan melatonin, hormon
yang salah satunya mengatur siklus tidur dan bangun.
8)
Kelenjar gonad
Fungsi kelenjar gonad adalah
menghasilkan hormon seks:
3.
a. Memacu
pertumbuhan dan metabolisme tubuh.
b. Memacu
reproduksi.
c. Mengatur
keseimbangan cairan tubuh/homeostasis.
d. Mengatur
tingkah laku.
4. Hormon perangsang folikel (FSH)
Follicle stimulating hormone (FSH), berfungsi untuk merangsang
salah satu folikel telur untuk matang dan mulai membuat hormon estrogen.
Hormon
luteinizing (LH)
Hormon luteinizing inilah yang
berfungsi untuk meluncurkan folikel dan melepaskan sel telur.
Human
chorionic gonadotropin (hCG)
Fungsi hormon hCG berfungsi untuk merangsang
pembentukan hormon estrogen dan hormon progesteron. Fungsi hormon hCG yang lain
adalah untuk menekan sistem kekebalan untuk mendukung bayi yang sedang tumbuh.
Hormon
estrogen
Pembentukan hormon estrogen dirangsang
oleh hormon kehamilan hCG dan kemudian oleh plasenta. Hormon estrogen merupakan
salah satu dari dua hormon kehamilan yang paling utama.
Fungsi: Hormon estrogen memiliki
banyak fungsi, yaitu:
·
membantu perkembangan rahim
·
mempertahankan lapisan rahim
·
meningkatkan sirkulasi darah
·
mengatur produksi hormon lain
·
meningkatkan pertumbuhan payudara
·
memicu perkembangan organ-organ kecil pada janin
·
mengatur kepadatan tulang janin
Hormon
progesteron
·
membuat plasenta berfungsi dengan baik
·
membuat lapisan rahim sehat dan tebal
·
mendorong pertumbuhan jaringan payudara
·
membantu melunakkan ligamen dan tulang rawan
·
mendorong pertumbuhan rahim
·
merangsang kontraksi alami pra-kehamilan
Hormon
relaxin
Fungsi: Hormon relaxin
berfungsi untuk melunakkan kartilago dan melonggarkan sendi dan
ligamen.
Hormon placental
growth factor (hPGF)
Hormon faktor pendukung plasenta (hPGF)
ini mendukung peningkatan volume darah yang diperlukan untuk menyehatkan bayi
Anda.
Fungsi: Hormon PGF berfungsi untuk meningkatkan
pertumbuhan pembuluh darah dan memicu peningkatan volume darah
Hormon
hPL
Fungsi: Fungsi hPL adalah untuk mempersiapkan
payudara agar siap menyusui bayi sejak kelahirannya.
5.
- Hormon Endorfin
Pada saat proses persalinan, maka
hormon endorfin ini akan memberikan efek menenangkan dan meredakan nyeri pada
si ibu. hormon manusia jenis ini seperti morfin alami akan naik menjelang
akhir kehamilan dan akan naik terus serta akan menaik tajam pada saat selama
persalinan dan sampai persalinan selesai tanpa adanya pengobatan.
Selain itu, hormon endorfin ini juga
berperan untuk memperkuat hubungan batin antara ibu dan bayi pada saat
dilahirkan tersebut.
- Hormon Prostaglandin
Pada saat proses persalinan, maka
hormon prostaglandin ini akan membantu oksitosin dan estrogen dalam merangsang
aktivitas otot polos. Hormon ini sendiri dihasilkan oleh rahim dan produksinya
akan meningkat pada saat akhir kehamilan.
Namun selain itu, wanita juga mendapat
hormon prostaglandin ini dari sperma pada saat melakukan hubungan intin dengan
pasangannya. Oleh karena itu, bagi ibu hamil, yang waktu persalinannya mundur,
maka disarankan untuk berhubungan intim dengan pasangannya untuk mendapatkan
pasokan hormon prostaglandin tersebut sehingga memicu kontraksi uterus yang
nanitnya akan memicu kelahiran si buah hati.
-
Hormon Relaksin
hormon relaksin ini diproduksi oleh
korpus luteum dan juga plasenta. Adapun fungsi hormon yang satu ini adalah
untuk melunakkan serviks dan juga melonggarkan tulang panggul saat akan terjadi
proses persalinan. Hormon yang satu ini juga tergolong penting pada saat
persalinan anda karena akan memperlancar persalinan tersebut.
-
Hormon
oksitosin
Fungsi: Hormon oksitosin
berfungsi untuk merangsang kontraksi persalinan.
-
Hormon
prolaktin
Fungsi: Hormon prolaktin berfungsi
untuk merangsang payudara memproduksi ASI. Fungsi lain dari hormon
prolaktin ini adalah menenangkan ibu menyusui.
Comments
Post a Comment